PONDOK PESANTREN AL-MUKMIN MUHAMMADIYAH GELAR FORTASI 2026 secara PARALEL DI DUA KAMPUS
TEMANGGUNG, 13 Juli 2026 – Pondok Pesantren Al-Mukmin Muhammadiyah resmi membuka gelaran Forum Taaruf dan Orientasi (Fortasi) Tahun Ajaran 2026/2027 secara serentak mulai Senin hingga Kamis (13–16 Juli 2026). Agenda tahunan ini diikuti oleh total 176 santri baru yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, yaitu MTs, MA, dan SMK.
Fortasi dirancang khusus sebagai media pengenalan lingkungan pondok dan sekolah, sekaligus peletakan batu pertama internalisasi nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah serta keorganisasian Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) kepada para santri baru.
Untuk mengoptimalkan pengondisian dan efektivitas orientasi, pelaksanaan Fortasi tahun ini diselenggarakan secara terpisah di dua kompleks berdasarkan jender. Kampus Putra berpusat di Kompleks Selopampang, sedangkan Kampus Putri bertempat di Kompleks Purwodadi, Tembarak.

Dua Kampus, Dua Semangat Tema Pemimpin Masa Depan
Meskipun dilaksanakan secara terpisah, kedua kampus mengusung esensi yang sama, yaitu mencetak generasi pemimpin masa depan:
- Kampus Putra (Selopampang): Mengusung tema “The Home of Future Leader” dengan titik utama kegiatan di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) / Aula Kampus 2.
- Kampus Putri (Tembarak): Mengusung tema “Bersinergi Dalam Gerakan, Berkarya Dalam Keunggulan, Berdampak Untuk Peradaban” yang dipusatkan di Halaman MTs / Halaman Masjid Kampus 1.
Kehadiran Jajaran Pimpinan dan Tokoh Persyarikatan
Acara pembukaan di masing-masing kampus dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga, asatidz, ustadzah, serta perwakilan Pimpinan Daerah (PD) IPM Temanggung:
- Di Kampus Putri, acara dihadiri langsung oleh Mudirul Ma’had Ustadz Syasuri Adnan, Kepala MA Ustadz Romadhon, Kepala SMK Ustadz Heri Rusmanto, dan Kepala Kepengasuhan Putri Ustadzah Mutiasih. Adapun Kepala MTs Ustadz Budi dan Ketua PD IPM Temanggung Ukhti Diah Dwi diwakili oleh delegasi resmi.
- Di Kampus Putra, hadir secara langsung Kepala MTs Ustadz Toriqul Ula, S.Pd. serta Ketua PD IPM Temanggung Azzam Abdullah Kahfi. Sementara itu, Mudirul Ma’had Ustadz Jakfar Shodiq, Lc., Kepala Kepegasuhan Ustadz Anta Zuda, S.Pd., Kepala MA Ustadz Khamid, dan Kepala SMK Ustadz Ahmad Arkom, S.Psi., diwakili oleh jajaran delegasi resmi masing-masing.
Pendekatan Kreatif dan Pembekalan Materi Komprehensif
Ketua Panitia Fortasi Putra, Syamil Basayef, menjelaskan bahwa orientasi dikemas secara dinamis dan adaptif. “Kami mengombinasikan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, gim edukatif, hingga aktivitas fisik seperti senam dan jalan sehat,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Fortasi Putri, Hayatri Gina, menekankan pentingnya pengembangan potensi diri. “Target kami adalah terciptanya peserta didik baru yang memiliki kemauan dan kesadaran untuk meningkatkan kreativitas serta menampilkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Gina.
Guna membekali para santri baru, panitia menghadirkan para pakar, praktisi, dan alumni yang kompeten di bidangnya masing-masing:
- Materi Al-Islam & Kemuhammadiyahan: Disampaikan oleh Drs. H. Makmun Pitoyo, M.Pd. dan Ustadz Ja’far Shodiq, Lc.
- Sejarah & Pengenalan Pondok: Diulas oleh Ustadz Khamid dan Ustadz Agung Budiarto, S.Pd.
- Keorganisasian IPM: Dibawakan oleh Ipmawan Muhammad Istajib (Ketua PD IPM Temanggung) dan Ihyaul Jihadil Falestin (Sekretaris Panitia).
- Keasramaan & Pengembangan Diri: Diisi dengan Materi Keasramaan oleh Ustadzah Hanifah Septiyani, Materi Pengenalan Diri (Self-Awareness) oleh Kak Syifa Yustiana, serta materi motivasi “Santri Creative Lab: Dari Ide Kecil Menuju Dampak Besar” oleh Kak Reza Fahlefi.
- Edukasi Keamanan: Polsek Tembarak turut dilibatkan untuk memberikan sosialisasi pencegahan perundungan (anti-bullying) demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
Puncak Kegiatan Luar Ruangan (Outbound)
Sebagai penutup rangkaian orientasi pada hari terakhir, seluruh peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan luar ruangan (outbound) dari pagi hingga siang hari yang dibagi ke dalam dua lokasi alam:
- Santri Putra akan melaksanakan outbound di kawasan wisata alam Embung Kledung, Temanggung.
- Santri Putri akan melaksanakan outbound di kawasan Lembah Pinus, Candimulyo, Magelang.
Melalui kegiatan luar ruangan ini, diharapkan para santri baru dapat melatih kerja sama tim, mengasah ketahanan fisik, serta menumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar sekembalinya mereka ke pondok pesantren.