Gol A Gong Sapa Santri MTs Almatera, Bagikan Kunci Sukses Menulis Flash Fiction
Temanggung, Jawa Tengah — 22 Agustus 2026
TEMANGGUNG (22 Agustus 2026) – Di tengah padatnya agenda Safari Literasi menyambangi 26 kota di Pulau Jawa selama dua bulan, Heri Hendrayana Haris atau yang lebih dikenal dengan nama pena Gol A Gong, Duta Baca Indonesia, menyempatkan diri mengunjungi MTs Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak (Almatera), Temanggung, pada Sabtu (22/8/2026). Kehadiran sosok penulis ternama ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran serta minat para pelajar dalam membaca dan menulis sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Gol A Gong bekerja sama dengan Kelas Literasi MTs Almatera menggelar workshop Studi Karya Literasi bertajuk “Satu Paragraf Sejuta Pesona: Seni Menulis Flash Fiction bersama Duta Baca Indonesia”. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh para santri kelas 7 hingga kelas 9 program literas
Sambutan Kepala Madrasah dan Inspirasi Masa Kecil

Acara resmi dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala MTs Almatera, Ustadz Muhammad Thoriqul Ula, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Duta Baca Indonesia di kampus MTs Almatera.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perkenan Bapak Gol A Gong untuk berbagi ilmu di madrasah kami. Kehadiran beliau menjadi pemantik semangat bagi para santri untuk terus mengasah kecakapan literasi,” ujar Ustadz Muhammad Thoriqul Ula saat membuka acara.
Memasuki sesi inti, Gol A Gong membagikan kisah perjalanan hidupnya sebelum dikenal publik sebagai penulis produktif. Ia menceritakan bahwa kegemarannya membaca telah dipupuk sejak kecil berkat dorongan serta dukungan penuh dari sang ibu hingga ia berhasil menjadi sosok penulis yang dikenal luas.
Pembekalan Formula 5W+1H dan Seni Flash Fiction
Tidak hanya memberikan motivasi, Gol A Gong juga membekali para santri dengan dasar-dasar kepenulisan substantif. Beliau menekankan pentingnya penguasaan formula 5W+1H (who, where, why, when, what, how) dalam menyusun karya fiksi maupun nonfiksi, serta memperkenalkan ragam bentuk sastra mulai dari cerpen, novel, puisi, syair, prosa, artikel, hingga penyusunan kejutan alur (plot twist).
Secara khusus, Duta Baca Indonesia tersebut mengupas tuntas teknik penulisan flash fiction (mini fiksi). Beliau membacakan salah satu contoh karya mini fiksi buatannya yang berjudul “Perjalanan”.
Dalam pemaparannya, Gol A Gong mengimbau para santri untuk tidak ragu mengeksplorasi imajinasi secara bebas dalam menciptakan sebuah karya. Beliau juga memperkenalkan beberapa karya populer miliknya, di antaranya novel Balada Si Roy dan Pasukan Matahari, serta antologi puisi Roga Sagahara Bhumi dan Air Mata Kopi.

Nasihat Penutup dan Praktik Mandiri Santri
Menjelang akhir sesi, Gol A Gong memberikan wejangan serta kiat sukses bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia sastra.
“Kunci utama menjadi penulis adalah keberanian untuk memulai dan konsistensi membaca. Jangan pernah takut berkarya, karena setiap santri memiliki potensi besar untuk mewarnai dunia melalui tulisan,” pesan Gol A Gong sebelum menutup sesinya dengan salam hangat.
Setelah sesi paparan bersama Duta Baca Indonesia berakhir, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik mandiri. Seluruh santri peserta workshop tertantang langsung untuk menulis karya flash fiction dengan menerapkan teknik plot twist. Acara berlangsung penuh khidmat dan ditutup secara resmi dengan pembacaan hamdalah serta salam keakraban.
Penulis (Authors): Jaaneta Puji Khoiru Syfa’ & Sekar Anindita Dwi Hayuningtyas
Editor: Shella Anissa Kurnia Pratiwi, S.H.
#GolAGong #DutaBacaIndonesia #MTsAlmatera #SafariLiterasi #StudiKaryaLiterasi #SeniMenulis #FlashFiction #LiterasiTemanggung #SantriMenulis #MuhammadiyahTembarak